Tugas 2 . Review jurnal Psikologi Pendidikan IDENTIFIKASI GAYA BELAJAR MAHASISWA

(Tugas Report)
Review jurnal Psikologi Pendidikan 
IDENTIFIKASI GAYA BELAJAR MAHASISWA
Disusun Sebagai Salah Satu Tugas Mandiri Yang Diwajibkan Dalam Mengikuti Perkuliahan PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Oleh : 
Nurul Nazmi Damanik
0310181014

PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI                                         FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA 
2018/2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Alasan saya memilih jurnal Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa adalah untuk mengetahui bahwa cara belajar mahasiswa jauh berbeda dengan siswa. Itulah pentingnya jurnal ini, saya mendapatkan manfaat dan pengetahuan bagai mana sih sebenarnya Gaya Belajar Mahasiswa. Pendidikan adalah aspek yang sangat penting dalam menunjang kemajuan masa depan bangsa. Manusia sebagai subjek pembangunan perlu dididik, dibina, serta dikembangkan potensi-potensinya dengan tujuan terciptanya subjek-subjek pembangunan yang berkualitas. Salah satu sarana pendidikan yaitu universitas. Salah satu komponen yang berinteraksi untuk menunjang sistem pendidikan dalam universitas adalah mahasiswa. Fungsi dasar mahasiswa adalah bergelut dengan ilmu pengetahuan dan memberikan perubahan yang lebih baik dengan intelektualitas yang ia miliki selama menjalani pendidikan Proses pembelajaran di universitas berbeda dengan di SMP/SMA. Mahasiswa dituntut untuk mampu belajar sendiri serta menganalisis permasalahan dalam pembelajaran. 
Pembelajaran yang efektif mampu mengakomodasi kebutuhan mahasiswa. Hal ini sesuai dengan pendapat Sugihartono (2007) yang mengatakan bahwa salah satu karakteristik pembelajaran yang efektif adalah jika pembelajaran dapat merespon kebutuhan siswa. Kebutuhan khusus berkaitan dengan keunikan atau perbedaan antar mahasiswa. Setiap mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Dosen dalam mengajar harus memperhatikan gaya belajar mahasiswa. Dikarenakan dalam setiap mengajar efektifitasnya akan sangat bergantung pada cara atau gaya belajar mahasiswa, disamping sifat pribadi dan kemampuan intelektualnya. Gaya belajar dari mahasiswa bisa diamati dari kecerdasan majemuk yang mereka miliki dan setiap mahasiswa memiliki kecerdasan masing-masing yang lebih dominan. 



BAB II 
RINGKASAN JURNAL
a. Identitas Jurnal 
Judul Identifikasi  Gaya Belajar  Mahasiswa
Jenis jurnal : Jurnal Psikologi Undip 
Lembaga penerbit : FKIP, Universitas Pattimura Kampus B - PGSD Unpatti Jl. Dr.Tamaela Ambon
Penulis : Jeanete Ophilia Papilaya, Neleke Huliselan
Volume/ hal : Vol.15 No.1 Halaman 56-63
Tahun : 2016
b. Isi jurnal 
1. Pendahuluan 
mahasiswa sebagai individu yang sedang menuntut ilmu ditingkat perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta atau lembaga lain yang setingkat dengan perguruan tinggi. Mahasiswa dinilai memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi, kecerdasan dalam berpikir dan kerencanaan dalam bertindak. Berpikir kritis dan bertindak dengan cepat dan tepat merupakan sifat yang cenderung melekat pada diri setiap mahasiswa, yang merupakan prinsip saling melengkap itu lah sebab berbeda mahasiswa dengan siswa. 
2. Metodologi penelitian 
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal, yaitu identifikasi gaya belajar mahasiswa. Definisi operasional gaya belajar yaitu cara individiu untuk menggunakan kemampuannya dalam berkonsentrasi, menyerap materi, menampung, serta memproses informasi yang baru dalam proses pembelajaran .Jumlah pernyataan dalam angket gaya belajar secara keseluruhan yaitu sebanyak 36 aitem. Angket gaya belajar visual terdiri dari 11 aitem (α = 0,84), angket gaya belajar auditorial terdiri dari 12 aitem (α = 0,89), dan gaya belajar kinestetik terdiri dari 13 aitem (α = 0,82). Semua pernyataan di dalam angket bersifat favorabledengan skor Sangat Setuju (SS) = 4, Setuju (S) = 3, Tidak Setuju (TS) = 2, dan Sangat Tidak Setuju (STS) = 1. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan metode analisis statistik deskriptif.
3. Pembahasan dan hasil
Berdasarkan hasil analisis dari angket gaya belajar visual, angket gaya belajar   auditorial, dan angket gaya belajar kinestetik, maka diketahui kecenderungan gaya belajar mahasiswa jika dilihat dari skor kategori tinggi. Adapun hasilnya menunjukkan bahwa 6 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual, 20 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial, 1 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik, dan 12 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar campuran antara gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. Jika digambarkan dengan grafik maka frekuensi mahasiswa yang memiliki kecenderungan gaya belajar visual, auditorial, kinestetik, maupun campuran.

4. Kesimpulan dan saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa setiap mahasiswa program studi bimbingan dan konseling FKIP Unpatti memiliki kecenderungan pada salah satu gaya belajar baik gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Sebagian besar mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial sebanyak 20 mahasiswa. Selain itu juga sebanyak 6 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual, 1 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik, dan 12 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajarcampuran antara gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. Saran, Bagi mahasiswa yang memiliki kecenderungan gaya belajar visual diharapkan untuk lebih giat membaca dalam proses belajar mengajar, khususnya ketika sedang kuliah. Bagi mahasiswa yang memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial diharapkan untuk bisa merancang suatu proses belajar yang menggunakan suara sehingga lebih mudah untuk memahami sebuat materi belajar, seperti psychomovie dan psychoclip. Sedangkan bagi mahasiswa yang memiliki kecederungan gaya belajar kinestetik untuk selalu menggunakan peraga dalam belajar, seperti praktikum dalam perkuliahan.



BAB III
PEMBAHASAN

a. Relevansi Antar Topik Jurnal  dengan karya- karya keahlian penulis
Relevansi antara topic jurnal dengan karya-karya dan bidang keahlian penulis adalah terdapat relavansi antar topic jurnal terhadap bidang keahlian yang didapat didalam jurnal dalam mencakup angket gaya belajarmahasiswa yang disusun berdasarkan De Poter & Hernacki (1999) tentang tiga jenis gaya belajar, yang mencakup gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Jumlah pernyataan dalam angket gaya belajar secara keseluruhan yaitu sebanyak 36 aitem
b. Pokok-pokok Argumentasi Penulis Dalam Pendahuluan 
Pokok- pokok Argumentasi penulis dalam pendahuluan ini ialah :
1. Menggunakan angket 
2. Bertujuan untuk mengetahui jenis gaya belajar mahasiswa ada berapa yang visusal, auditorial, kinestetik.
c. Pemelihan serta kecakupan kajian teori 
Jurnal ini menggunakan literatur dan sumber- sumber dari beberapa buku yang besifat nasional maupun internasional baik yang online maupun yang offline
d. Metologi yang digunakan dan relavansinya 
Metode ini menggunakan angket pada mahasiswa yang bertujuan untuk mengetahui jenis gaya belajar mahasiswa yang ada dikelas tersebut
e. Kerangka berpikir pada bagian pembahasan 
Penelitina yang bersumber dari angket mahasiswa. Dengan mengetahui bagaimana cara belajar yang baik bagi mahasiswa dan menetapakan duduk yang sesusi dengan data angket tersebut ada yang visual, auditorial dan kinestetik dalam kajain psikologinya harus duduk sesuai dengan  karakter mahasiswa dalam belajar.
f. Kesim[ulan dan saran yang diajukan penulis serta implikasinya pada penelitian berikutnya 
Saran bagi peneliti selanjutnya, penelitina tidak dilakukan pada mahasiswa saja namun pada semua peserta didik dan kalau perlu pendidik juga harus dilakukan sebagai konteks penelitian. Agar dalam menyampaikan pelajaran tidak ada lagi isitilah tidak paham dalam proses belajar baik bagi siswa maupun mahasiswa.


g. Keunggulan dan kelemahan jurnal
Keunggulam jurnal
1. Jurnal ini menyertakan grafik untuk menggambarkan hasil penelitiannya , pembaca dapat denga mudah mengerti maksud dan hasil dari penelitian 
2. Dituliskan tingkah laku mahasiswa dengan gaya belajarnya masing masing
Kelemahan jurnal 
1. warna yang digunakan dalam jurnal pada  grafik kurang bervariasi sehingga sulit untuk dimengerti


















BAB IV
PENUTUP

Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa setiap mahasiswa program studi bimbingan dan konseling FKIP Unpatti memiliki kecenderungan pada salah satu gaya belajar baik gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Sebagian besar mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial sebanyak 20 mahasiswa. Selain itu juga sebanyak 6 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual, 1 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik, dan 12 mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar campuran antara gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial.

Saran
Sebaiknya warna dalam grafik ditambahkan agar lebih menarik untuk dibaca dan adanya perbedaan yang mencolok dalam menunjukkan gaya belajar mahasisiwa.






Komentar

Postingan Populer